Cari Tahu Jenis-jenis Alat Cat Tembok dan Fungsinya

January 05 2024

Memilih metode yang tepat adalah bagian penting dari proses pengecatan, yang merupakan proses yang sangat penting untuk memperbaiki atau mempertahankan suatu bangunan atau benda, baik itu untuk mempertahankan bangunan atau memberikan warna baru atau memperbaiki tampilannya.

Beberapa metode pengecatan yang paling umum adalah brushing (menggunakan kuas), rolling (menggunakan roller cat), dan spraying (menggunakan semprot).

Penggunaan metode apapun tentu membutuhkan persiapan yang matang, terutama dari sisi peralatan. Pemilihan alat cat tembok yang kurang tepat akan memberikan hasil yang kurang memuaskan atau bahkan dapat merusak permukaan yang akan dicat.

Berikut di bawah ini beberapa alat cat tembok yang perlu disiapkan sebelum proses pengecatan dimulai:

1. Roll

Digunakan untuk mengecat dinding atau area yang lebih besar, roll biasanya terdiri dari beberapa komponen seperti roll frame, roll cover, dan extension pole.

Roll Frame

Salah satu bagian penting dari alat cat jenis roll adalah roll frame. Biasanya terbuat dari logam atau plastik, roll frame berfungsi sebagai penyangga atau tempat meletakkan roller cover yang dilengkapi dengan pegangan agar dapat diputar untuk memudahkan pengecatan. Selain itu, roll frame juga dapat dilengkapi dengan sistem penahan roll cover yang kokoh agar roll cover tidak mudah terlepas selama proses pengecatan.

Roll Cover

Bagian lain yang tak kalah penting dari alat cat jenis kuas roll adalah roll cover. Biasanya terbuat dari busa atau serat sintetis, roll cover dipasang pada roll frame dan digunakan untuk membuat permukaan yang akan dicat menjadi halus dan merata.

Extension Pole

Komponen tambahan yang biasanya digunakan bersama roll frame dalam alat cat jenis roll adalah extension pole. Alat ini mampu memperpanjang pegangan roll frame, sehingga memungkinkan pengguna mencapai area yang tinggi dan sulit dijangkau tanpa menggunakan tangga atau alat bantu lainnya.

Pemilihan extension pole yang tepat bergantung pada jenis pekerjaan yang akan dilakukan dan tingkat ketinggian yang diperlukan. Extension pole tersedia dalam berbagai ukuran panjang dan bahan, seperti logam atau plastik.

Sebelum digunakan, pastikan roll sudah sesuai dengan jenis permukaan yang akan dicat dan pastikan bidang pengaplikasian sudah bersih dari debu dan kotoran.

2. Kuas Cat

Alat cat tembok yang paling sering digunakan adalah kuas. Anda perlu memilih kuas yang tepat untuk pekerjaan Anda, seperti kuas lebar untuk mengecat dinding atau plafon, kuas kecil untuk bagian yang sulit dijangkau, dan kuas berbentuk sudut untuk mengecat sudut-sudut kecil.

3. Kape

Sebelum dilakukan pengecatan atau finishing, biasanya dibutuhkan persiapan agar kondisi substrat lebih optimal untuk mendapatkan hasil akhir yang lebih baik. Salah satu alat yang berguna untuk proses mempersiapkan substrat tersebut yaitu kape atau pisau skrap (scraper) digunakan untuk mengikis lapisan yang tidak diinginkan seperti cat lama, noda, atau bekas lem dari permukaan bidang yang akan dicat. Alat ini terbuat dari bahan logam yang tajam dan kuat sehingga mudah digunakan untuk mengikis permukaan bidang.

Proses pengikisan menggunakan kape atau pisau skrap perlu dilakukan dengan hati-hati agar hasilnya bagus, karena pisau skrap yang tajam dapat merusak permukaan bidang.

4. Spray Gun

Dalam proses pengecatan, spray gun adalah alat yang memompa cat dari wadah dan menyemprotkannya keluar melalui nozzle dengan tekanan tinggi.

Dalam proses pengecatan, spray gun memungkinkan untuk membuat lapisan cat yang merata dalam waktu singkat, tetapi memerlukan keterampilan dan pengalaman yang cukup untuk mendapatkan hasil yang optimal dengan pengaplikasian melalui alat ini. Selain itu, perawatan spray gun yang baik akan memperpanjang umur pakainya dan menghasilkan lapisan cat yang lebih baik saat digunakan kembali.

5. Amplas

Amplas dapat digunakan pada berbagai tahapan proses pengecatan. Misalnya, amplas dapat digunakan sebelum pengecatan untuk memperhalus permukaan atau menghilangkan cacat seperti noda atau goresan. Setelah pengecatan, amplas juga dapat digunakan untuk menghaluskan permukaan yang sudah kering agar hasil catnya lebih baik.

Namun, perlu diingat bahwa amplas yang tidak digunakan dengan benar atau terlalu sering dapat merusak permukaan yang telah dicat. Pastikan Anda menggunakan amplas dengan benar dan memilih grit yang tepat untuk kebutuhan Anda, serta selalu bersihkan permukaan yang telah diamplas sebelum melanjutkan pengecatan.

6. Baki Cat

Alat cat tembok yang juga penting untuk digunakan saat mengecat adalah baki cat atau roller tray, yang berbentuk datar dengan permukaan yang lebar dan rata. Alat ini terbuat dari plastik ataupun logam yang dapat digunakan berulang kali dan mudah dibersihkan.

Untuk mendapatkan hasil yang optimal dalam proses pengecatan, gunakan baki cat atau roller tray sehingga cat yang menempel pada roller dapat diaplikasikan dengan halus dan rata. Pastikan untuk mengisi baki cat atau roller tray dengan cat yang cukup dan mengaplikasikan cat dengan arah gerakan yang konsisten. Selain itu, menjaga kebersihan dan perawatan yang baik pada baki cat atau roller tray akan memperpanjang masa pakai alat tersebut dan menghasilkan lapisan cat yang lebih baik ketika digunakan lagi.

7. Pembersih Kuas

Pembersih kuas tersedia dalam berbagai merek dan jenis, mulai dari yang berbahan kimia hingga yang berbahan alami, dan digunakan untuk membersihkan kuas cat setelah digunakan dalam proses pengecatan.

Dalam proses pengecatan, pembersih kuas sangat penting untuk menghasilkan lapisan cat yang lebih baik dan memperpanjang umur kuas cat saat digunakan kembali. Selain itu, menggunakan pembersih kuas memungkinkan Anda untuk menggunakan kembali kuas cat yang sama untuk proyek berikutnya tanpa harus membeli kuas baru setiap kali mengecat.

BACA JUGA : Mengenal 3 Jenis Renovasi Rumah dan Reparasi Rumah yang Ideal

Cat Rumah Dengan Aquaproof Bikin Rumah Jadi Awet Dengan Banyak Pilihan Warna

Aquaproof terus mengikuti perkembangan tren sebagai cat pelapis anti bocor dengan menghadirkan warna-warna pilihan terbaru. Cat pelapis anti bocor Aquaproof meluncurkan tiga warna baru, diantaranya Abu Lava 063, Abu Grafit 064, dan Merah Delima 045.

Sebelumnya Aquaproof hanya memiliki dua pilihan warna abuyaitu abu-abu 061 dan abu muda 062. Seiring dengan terus bertambahnya permintaan, Aquaproof menghadirkan dua pilihan warna abu-abu terbaru, yaitu Abu Lava 063 dan Abu Grafit 064 sehingga secara total Aquaproof memiliki 4 varian warna abu yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan pemilik rumah. Warna - warna tersebut memang disukai untuk diaplikasikan pada dinding luar, dinding samping, dinding belakang, maupun fasad rumah. Selain warna abu, warna populer lainnya adalah warna merah delima yang terlihat seperti warna genting sehingga cocok  diaplikasikan pada wuwungan.

alt_text

Aquaproof terus berinovasi untuk memenuhi kebutuhan keluarga Indonesia sebagai cat pelapis anti bocor dan juga cat yang dapat memperindah tampilan rumah Anda.

Aplikasi cat Aquaproof cukup mudah sehingga pemilik rumah maupun tukang bisa langsung mengaplikasikannya menggunakan kuas, roll ataupun spray gun. Menggunakan formula khusus polimer sintetis, cat Aquaproof memiliki sifat elastis yang membuatnya tidak mudah retak dan dapat melekat kuat dalam jangka waktu lebih dari 8 tahun. Untuk mendapatkan cat Aquaproof, Anda bisa langsung membelinya di toko bangunan terdekat ataupun di marketplace toko Aquaproof Official.

Belanja sekarang

Whatsapp