Cara Menutup Cat Tembok yang Terkelupas Agar Hunian Menjadi Nyaman

February 23 2022

Permasalahan pada dinding memang ada banyak faktor dan bisa datang di saat tak terduga, salah satu masalah yang sering kita temui adalah cat dinding yang mengelupas sehingga membuat tampilan rumah terlihat tidak indah bahkan juga bisa membuat keluarga Anda di rumah menjadi tidak nyaman. Ada beberapa tips atau cara untuk menutup dinding yang mengelupas. 

alt_text

1. Kupas atau Bersihkan Cat Lama

Cara pertama yang harus Anda lakukan adalah dengan membersihkan cat lama. Seperti yang sudah diketahui bahwa penyebab tembok yang cepat mengelupas adalah akibat dari cat yang tidak memiliki daya lekat maksimal. Jika Anda baru saja ingin melakukan pengecatan ulang dan menemukan bagian cat yang mengelupas, mungkin pada waktu pelapisan cat sebelumnya Anda lupa untuk mengupas cat lama.

Pastikan dahulu cat lama sudah bersih sebelum Anda memulai pengecatan ulang, lakukan perlahan-lahan dan jangan terburu-buru hingga cat lama benar-benar bersih. Bila Anda langsung melapisi cat baru di atas cat lama yang mengelupas tersebut, hasilnya cat baru pun akan tetap ikut mengelupas lama-kelamaan karena yang menempel langsung pada substrat adalah cat lama. Itulah pentingnya proses membersihkan cat lama dan harus dilakukan agar mendapatkan hasil yang memuaskan.

2. Mengamplas Cat Hingga Halus

Apabila tahap pertama sudah Anda lakukan, tahap selanjutnya mengamplas cat hingga halus. Apabila tahap pertama untuk membersihkan cat lama agak sulit dan susah dikupas, sebaiknya jangan paksakan karena dapat membuat tembok Anda menjadi rusak yang akan menyebabkan lebih banyak kerugian.

Bila kondisi cat lama sudah dibersihkan, Anda bisa lanjut menggunakan amplas yang bertujuan untuk membantu membersihkan sisa-sisa cat lama. Gunakan amplas sesuai dengan ketebalan cat, jangan mengamplas hingga terlalu dalam karena bisa merusak dinding.

3. Cari Bagian Tembok yang Rembes dan Bocor

Penyebab umum yang membuat cat tembok Anda mengelupas biasanya karena keadaan tembok yang lembab dan basah. Apabila tembok rumah Anda tidak hanya lembab dan basah, namun juga muncul bercak-bercak, jamur, dan cat menggelembung  maka itu sudah merupakan tanda tembok rembes.

Sebelum mengupas cat untuk melakukan pengecatan ulang sebaiknya Anda cari dahulu bagian tembok yang basah. Bagian tembok yang sering ditemukan titik basah biasanya terdapat pada area dekat jendela, atap, dan pada bagian tempat AC. Apabila Anda sudah mengetahui titiknya sebaiknya segera lakukan perbaikan dengan menutup celah tembok sumber rembes. Jangan tunggu terlalu lama karena bagian kecil yang rembes tersebut dapat merusak bidang lainnya.

Tembok yang basah dan lembab dapat disebabkan oleh beberapa hal, antara lain naiknya air tanah atau rembes dari tembok luar yang berhimpitan dengan tetangga sehingga sulit dilakukan pengerjaan waterproofing dari luar atau sisi positif air. Namun Anda tidak perlu khawatir karena dapat mengatasinya dengan acian kedap air Hydrostop yang bisa diaplikasikan dari dalam maupun luar ruangan. Dalam keadaan basah, acian kedap air Hydrostop bekerja aktif dengan membentuk polycrystallite untuk mengisi pori-pori atau retakan sehingga tembok tidak rembes atau lembab.

4. Bersihkanlah Bagian Tembok yang Kotor

Salah satu penyebab tembok Anda mengelupas karena tembok yang kotor dan masih mengandung debu, sebaiknya bersihkan tembok sebelum melapisi kembali dinding yang mengelupas. Ada banyak cara untuk membersihkan tembok yang kotor. Salah satu caranya bisa menggunakan kain yang basah, setelah selesai membersihkan bagian yang kotor, sebaiknya tembok jangan langsung di cat. Tunggu tembok hingga benar-benar sudah bersih dan kering. Anda juga bisa menggunakan primer campuran Super Cement dan semen yang berfungsi untuk mengikat sisa debu dan kotoran. Cukup lapiskan primer 1 lapis dan tunggu hingga kering untuk melanjutkan dengan pengecatan tembok.

BACA JUGA : Apa itu Waterproofing Coating dan Jenisnya

5. Gunakan Paint Remover

Alternatif lain untuk membersihkan tembok rumah Anda bisa menggunakan paint remover yang merupakan zat kimia yang sudah dirancang khusus untuk melunturkan cat tembok. Apabila Anda mengalami kesulitan untuk menghilangkan cat lama, sebaiknya gunakanlah paint remover dan Anda tidak perlu takut dinding menjadi rusak.

Caranya pun sangat mudah, hanya dengan menggosokkan tembok dengan bahan paint remover menggunakan kuas maka cat tembok lama akan mengelupas dengan mudah. Perlu diperhatikan, sebaiknya gunakan sarung tangan untuk faktor keamanan tangan Anda agar tidak langsung terkena bahan kimia.

6. Gunakan Cat Dasar atau Primer

Ada banyak kesalahan yang sering dilakukan dalam melakukan pengecatan demi menghemat biaya. Anda dapat menggunakan cat primer atau cat dasar menggunakan bahan Super Cement, cairan emulsi berwarna putih susu yang merupakan salah satu produk dari Aquaproof. Fungsi primer Super Cement selain untuk mengikat sisa debu dan kotoran yang sudah dibahas di atas, juga berfungsi untuk menutup retak rambut dan meningkatkan daya lekat cat ke substrat.

7. Lapisi Cat Tembok dengan Cat Pelapis Anti Bocor Aquaproof

Tahap terakhir, Anda bisa menggunakan cat pelapis anti bocor Aquaproof yang memiliki bahan dasar polimer sintetis yang dapat melapisi dinding. Untuk kualitasnya tidak perlu diragukan, Aquaproof pelopor cat pelapis anti bocor sudah dipercaya keluarga Indonesia lebih dari 35 tahun. Aquaproof juga tersedia dalam 24 warna menarik yang dapat Anda kombinasi untuk mempercantik hunian Anda. Selain tembok rumah cantik, tentunya juga tetap terlindungi dari bocor dan rembes dengan penggunaan Aquaproof yang tepat.

Belanja sekarang

Whatsapp