6 Penyebab Dinding Retak dan Cara Mengatasinya

October 13 2021

Biasanya pasti ada bagian rumah yang ditemukan terjadi keretakan pada tembok. Tidak ada bangunan yang memiliki struktur tembok yang sempurna seratus persen. Keretakan minor sekalipun sebenarnya tidak boleh dianggap remeh. Seberapa kecil keretakannya tentu akan menjadi celah bagi air masuk dan dapat mengakibatkan rembesan atau kebocoran pada bagian-bagian rumah.

Apabila terjadi keretakan dan dibiarkan secara terus - menerus hal ini akan mengakibatkan tembok menjadi lapuk dan rapuh, bahkan tidak hanya satu bidang tapi dapat mempengaruhi bidang lainnya. Selain itu, tembok yang basah karena masuknya air melalui celah tersebut tentunya akan membuat warna tembok menjadi lebih kusam dan pudar sehingga tampilan tembok rumah Anda menjadi tidak menarik lagi.

alt_text

Terjadinya keretakan pada tembok rumah yang semakin parah tentunya akan mempengaruhi struktur dari rumah Anda. Apabila sudah dalam kondisi yang parah akan membuat tembok tidak dapat berdiri dengan sempurna dan tidak dapat menopang beban bangunan. Hal ini juga akan berdampak pada keselamatan penghuni rumah, karena itu Anda perlu memperhatikan kondisi rumah secara berkala dan memeriksa setiap sudutan rumah termasuk keretakan pada tembok.  Ada beberapa faktor penyebab dinding retak yang dapat mengakibatkan robohnya dinding rumah Anda.

Faktor apa saja penyebab tembok retak, berikut ini daftar penyebabnya:

1. Lokasi sebagai faktor penyebab dinding retak

Salah satu penyebab dinding retak pada bangunan yang sering dialami banyak orang adalah faktor lokasi bangunan dengan kondisi tanah yang mempengaruhi kekuatan bangunan tersebut. Contohnya pada bangunan yang dibangun pada area dekat sawah yang memiliki struktur tanah yang lembab dan basah, area yang dekat rawa juga sangat mempengaruhi mudahnya pergerakan struktur sehingga dapat menimbulkan masalah dinding menjadi retak.

2. Kualitas dinding sebagai penyebab dinding retak

Faktor penyebab dinding retak berikutnya adalah rendahnya kualitas dinding ketika rumah dibangun dari awal, bila menggunakan material yang kurang berkualitas tentunya menyebabkan mudahnya terjadi keretakan pada dinding rumah Anda. Rumah yang menggunakan bahan seperti bata merah umumnya akan menghasilkan tembok yang lebih baik dibandingkan menggunakan hebel yang tentunya akan mempengaruhi ketahanan dinding rumah Anda termasuk dari masalah keretakan.

3. Terjadinya gempa bumi sebagai penyebab dinding retak

Seperti yang sudah kita ketahui bahwa Indonesia adalah negara yang berada di area lempengan dan memiliki banyak gunung berapi aktif sehingga otomatis sering terjadi gempa meskipun skalanya masih rendah. Hal ini tentunya bisa mempengaruhi bangunan dan menjadi penyebab dinding retak.

alt_text

4. Proses plesteran atau acian yang tidak tepat penyebab dinding retak

Acian adalah proses pelapisan dasar tembok agar permukaannya bisa menjadi halus dan rapi sebelum melakukan pengecatan. Hal ini mungkin terlihat sangat sederhana, namun ternyata proses plesteran atau acian ini sangat penting dan harus teliti dalam pengerjaannya. Apabila proses pengacian ini tidak tepat, tidak mengikuti cara pengerjaan yang dianjurkan tentunya hasilnya tidak akan baik dan dapat menyebabkan tembok retak. Jadi idealnya tembok yang sudah dibangun dengan sempurna perlu untuk diplester dan diaci. Setelah proses pengacian selesai dibutuhkan kesabaran untuk menunggu hingga benar - benar kering, dan ada banyak juga aplikator yang kurang sabar dan terburu - buru melakukan acian sehingga mengakibatkan tembok mudah retak dan tipis di kemudian hari.

BACA JUGA : 7 Tips Cara Plamir Tembok Sendiri Menggunakan Produk Berkualitas

5. Beban bangunan yang berat penyebab dinding retak

Ada juga banyak rumah yang dibangun dengan cara sembarangan, terburu - buru dalam setiap prosesnya sehingga hanya mengharapkan membangun rumah dalam waktu singkat tanpa melakukan perhitungan yang akurat. Tembok yang dibangun sesuai rencana dan diperhitungkan dengan spesifik tentunya dapat berdiri kokoh dan menahan beban dengan baik. Hindari pembangunan rumah yang terlalu terburu-buru terutama untuk bangunan bertingkat seperti bangunan tiga lantai yang pengecoran maupun pembangunan dindingnya tidak sempurna sehingga mudah retak dan sangat membahayakan kekuatan struktur pada bangunan tersebut.

6. Menggunakan campuran material yang tidak diperhitungkan

Pada proses pembangunan rumah tentunya memerlukan banyak material yang berbeda - beda agar bangunan bisa berdiri dengan sempurna. Pada proses ini tentunya Anda harus menggunakan material dan campuran yang berkualitas dan harus diperhitungkan serta tidak dilakukan dengan cara sembarangan, material yang tidak diperhitungkan tentunya secara otomatis menjadi dapat penyebab dinding retak. Sebaiknya setiap membeli kebutuhan material dapat mencari tahu produk itu terlebih dahulu dan menggunakannya sesuai petunjuk pemakaian yang disarankan.

Solusi Untuk Mengatasi Penyebab Dinding Retak

Untuk bisa mengatasi dinding retak sebaiknya menggunakan material atau produk yang berkualitas seperti pada proses pengacian Anda bisa menggunakan produk Super Cement dengan komposisi 1:20 dengan air, kemudian tambahkan semen sesuai kekentalan yang diinginkan.

Selain itu Super Cement juga bisa digunakan sebagai primer atau cat dasar dengan mencampurkan Super Cement dan Semen mengikuti perbandingan volume 1:1,25; aduk rata dan aplikasikan seperti biasa menggunakan kuas atau rol.

Setelah proses acian dan primer selesai Anda bisa melakukan pengecatan menggunakan produk cat pelapis anti bocor Aquaproof yang sudah terbukti sebagai cat waterproofing yang melapisi tembok agar terhindar dari masalah dinding retak dan rembesan karena air hujan.

Sekian informasi penyebab tembok retak dan solusinya semoga bisa membantu Anda dalam mengatasi terjadinya keretakan tembok menggunakan produk yang berkualitas dari Aquaproof.

Bergabung ke newsletter kami

SUBSCRIBE TO NEWSLETTER!