Ini Dia Penyebab Beton Keropos dan Solusinya

January 08 2022

Dinding rumah Anda keropos setelah melakukan pengecoran? Hal ini cukup mengkhawatirkan dan bisa disebabkan oleh beberapa hal. Untuk itu, kita perlu menyelidiki apa saja penyebabnya dan bagaimana upaya yang tepat. 

alt_text

Penyebabnya bisa karena pengaruh dari bekisting yang merupakan cetakan dari adukan beton, dan juga bisa disebabkan oleh kesalahan pada waktu pelaksanaan pengecoran. Mari lakukan analisa dengan tepat sebelum membuat kesimpulan akhir.

Hal Penyebab Bagian Permukaan Beton Menjadi Keropos Setelah Pengecoran

1. Bekisting yang Kotor

Hal pertama yang menyebabkan permukaan beton keropos bisa terjadi karena menggunakan bekisting untuk kedua, ketiga hingga kesekian kalinya, sehingga terjadi masalah masih tersisa beton lama yang masih menempel di permukaan bekisting, yang kemudian tidak dibersihkan dahulu dan langsung saja digunakan. Hasilnya saat digunakan kembali untuk cetakan beton selanjutnya maka menyebabkan hasil beton tidak rapi dan berongga.

2. Kurangnya Air Sehingga Permukaan Beton Mudah Keropos

Kurangnya air saat mengaduk semen bisa menjadi penyebab permukaan beton menjadi keropos yang menyebabkan agregat tidak tercampur dengan sempurna berpotensi beton menjadi mudah keropos. Untuk itu solusinya adalah menggunakan produk BETONMIX yang merupakan cairan bening serbaguna untuk meningkatkan kualitas adukan beton. Berupa cairan siap pakai, BETONMIX bermanfaat untuk mengurangi kebutuhan air, meningkatkan plastisitas adukan, dan mempercepat pengerasan beton (beton berumur 7-14 hari setara dengan beton berumur 28 hari).  BETONMIX juga dikenal di pasaran sebagai obat beton.

Dengan daya alir beton yang bagus maka adukan beton dapat mengisi seluruh bagian dan menjadikan beton tidak berongga, lebih padat, tidak keropos dan menjadi lebih kedap air. Penggunaannya juga sedikit dengan dampak yang besar, cukup 1% dari total berat semen atau 1 kg BETONMIX untuk 2-8 sak semen (1 sak semen = 50 kg) maka BETONMIX sudah meningkatkan kualitas beton.

3. Campuran Semen yang Tidak Rata

Kurangnya bahan perekat juga bisa menyebabkan permukaan dinding beton menjadi mudah keropos sehingga material seperti pasir atau kerikil tidak bisa dengan sempurna melekat. Selain itu bisa juga karena kurangnya semen sehingga keropos bisa terjadi pada bagian yang tidak tercampur dengan maksimal.

4. Proses Pemadatan Tidak Sempurna

Beton yang keropos bisa terjadi karena kesalahan pada saat proses pengecoran, dimana ada bagian atau ruang yang masih kosong yang tidak terisi oleh hasil adukan semen. Hal ini bisa terjadi karena ada beban tambahan di atas batas perencanaan, atau bisa juga karena struktur yang dibuat tidak sesuai dengan persyaratan kekuatan bangunan yang dibutuhkan sehingga terjadi kegagalan pada struktur beton yang dapat membuat lapisan beton menjadi keropos.

Bergabung ke newsletter kami

SUBSCRIBE TO NEWSLETTER!